Kamu sedang menerima kasus di kantormu. Klien yang kamu tangani menceritakan bahwa dulu ia sering mengalami siksaan fisik dan verbal dari majikannya. Di tengah sesi wawancara, tiba-tiba dia mulai menangis hingga akhirnya meraung-raung. Bagaimanakah respon yang baik untuk situasi tersebut?
Klien perlu dibebaskan untuk mengekspresikan emosinya dan tetap merasa aman.
Beberapa tips:
- Jangan membatasi, memarahi, atau menasihati klien saat sedang menangis.
- Sediakan tisu dan air minum.
- Jangan memaksakan klien untuk menyelesaikan wawancara atau menceritakan seluruh kronologi kalau ia belum siap.
- Hubungkan ke pertolongan psikologis yang lebih ahli bila perlu.
Mana dari pertanyaan ini yang salah dan yang benar untuk disampaikan dalam wawancara?
"Kan sudah tau potongan gajinya besar, kok masih mau tanda tangan kontraknya?"
"Apa pertimbangan mbak untuk tetap bekerja dengan majikan walau sudah nggak menerima gaji 3 bulan?"
"Di pikiran mbak saat itu, apa konsekuensi yang bisa terjadi kalau mbak nggak membayar potongan gaji ke PT?"
"Mbak sudah tahu kan kalau Kontrak Kerja itu penting untuk dimengerti? Kok waktu itu langsung ditandatangani tanpa dibaca dulu?"
"Bolehkah mbak jelaskan kenapa mbak lapor kasus ke kami dan bukan ke polisi atau KBRI?"
SALAH: "Kan sudah tau potongan gajinya besar, kok masih mau tanda tangan kontraknya?"
BENAR: "Apa pertimbangan mbak untuk tetap bekerja dengan majikan walau sudah nggak menerima gaji 3 bulan?"
BENAR: "Di pikiran mbak saat itu, apa konsekuensi yang bisa terjadi kalau mbak nggak membayar potongan gaji ke PT?"
SALAH: "Mbak sudah tahu kan kalau Kontrak Kerja itu penting untuk dimengerti? Kok waktu itu langsung ditandatangani tanpa dibaca dulu?"
BENAR: "Bolehkah mbak jelaskan kenapa mbak lapor kasus ke kami dan bukan ke polisi atau KBRI?"
Sebutkan setidaknya 3 hal yang perlu dilakukan dan 3 hal yang perlu dihindari dalam penulisan kronologi!
Lakukan: objektif, konsisten dengan penggunaan istilah atau penanda, waktu dan tempat seakurat mungkin, bukti pendukung, tinjau ulang.
Hindari: subjektif/emosional/berlebihan, kata-kata yang berbeda untuk hal yang sama, kalimat bergaya pasif, opini hukum, kejadian tidak runtut.
Sebutkan persamaan dan perbedaan Paralegal dan Advokat!
Paralegal dan Advokat sama-sama memiliki ilmu hukum terkait bidang yang mereka tangani, namun hanya Advokat yang dapat memiliki kualifikasi untuk beracara di pengadilan.
Paralegal juga bekerja di bawah naungan dan bimbingan LBH/Advokat, sementara Advokat dapat berdiri sendiri.
Sebutkan 3 kebutuhan klien yang harus dipenuhi dalam wawancara!
Rasa aman.
Kebebasan mengekspresikan emosi.
Pengetahuan tentang langkah penanganan kasus selanjutnya.
Penggalan kronologi mana yang penulisannya lebih baik?
B
Sebutkan setidaknya 4 dari 6 tugas pokok dan fungsi Paralegal!
Pemahaman hukum.
Pendampingan Klien.
Pemikiran Analitis.
Penyelesaian Perselisihan.
Pengelolaan Organisasi.
Edukasi Masyarakat.
Sebutkan setidaknya 3 dari 4 pertimbangan pasca wawancara!
Apakah ada celah dalam informasi yang perlu ditangani?
Adakah ancaman bagi korban dalam menindaklanjuti kasus?
Apa saja tindak lanjut yang bisa dilakukan?
Apa informasi dan bukti yang diperlukan untuk mendukung proses penanganan kasus?
Sebutkan 4 fungsi kronologi!
Memahami duduk perkara secara lebih komprehensif dan sistematis.
Melindungi klien dari potensi menceritakan kasusnya berulang kali.
Membantu Paralegal dan Advokat untuk mengidentifikasi kasus dan bukti serta menentukan tindak lanjut kasus.
Mencegah kemungkinan klien memberikan cerita yang tidak konsisten.
Yang mana dari dibawah ini yang BUKAN termasuk reaksi-reaksi umum terhadap kejadian trauma?
FIGHT (melawan)
FLIGHT (melarikan diri)
FREEZE (terpaku)
SUBJUGATED (dikalahkan)
SUBMISSION (pasrah)
SUBJUGATED (dikalahkan)