Sebutkan 3 kata serapan yang kamu temukan dalam teks!
- stereotip (Inggris: stereotype)
- instan (Inggris: instant)
- notifikasi (Inggris: notification)
- survei (Inggris: survey)
- generasi (Latin: generatio dan Inggris: generation)
Sebutkan 3 kata serapan yang kamu temukan dalam teks!
- vaksin (Inggris: vaccine)
- variola (Latin: varius atau varus)
- wabah (Arab: wabā' (وَبَاءٌ))
- infeksi (Belanda: infectie)
Berdasarkan data survei Jakpat yang tercantum dalam teks, berapakah persentase tingkat minat membaca Generasi Z, dan bagaimana perbandingannya dengan milenial dan Gen X?
Gen Z: 26 persen.
Perbandingan: Tingkat minat baca Gen Z lebih tinggi dibandingkan milenial (20 persen) dan Gen X (18 persen).
Terdapat Kosakata "notifikasi", "algoritma", "konten singkat", dan "distraksi digital".
Fenomena sosial dan kebiasaan masyarakat modern apa yang digambarkan oleh kumpulan kosakata tersebut?
Kumpulan kosakata tersebut menggambarkan fenomena budaya digital dan perilaku konsumsi informasi di era internet/media sosial, di mana masyarakat terbiasa dengan rangsangan cepat/instan namun rentan mengalami gangguan fokus (distraksi).
Terdapat kosakata "Hindia", "Weltevreden", "Gubernur Jenderal", dan "bumiputra", "Variola".
Sebutkan latar waktu dan tempat terjadinya peristiwa utama cerita tersebut? dan Fenomena sejarah/kesehatan apa yang menjadi latar belakang perbincangan para tokoh?
Latar Waktu & Tempat: Akhir tahun 1871, bertempat di Weltevreden (Batavia/Jakarta), wilayah Hindia Belanda.
Fenomena: Wabah penyakit cacar (Variola) yang dahsyat menjangkiti wilayah Bali dan sekitarnya serta upaya penanganan dan pengiriman vaksin.
Mengapa Dr. Jan Veldhart mengirimkan undangan dengan catatan "segera dan darurat" kepada tokoh "Aku" (Tuan Adriaan Geest)?
Undangan tersebut bersifat darurat karena pengiriman vaksin dari Belanda tidak cukup cepat untuk menghadangi penyebaran wabah di Bali, dan jika wabah tersebut menyentuh Batavia, seluruh kegiatan ekonomi akan lumpuh. Selain itu, ada perintah langsung dari Gubernur Jenderal untuk segera mengambil tindakan.
Kiasan: "Buku memaksa kita untuk menyelam, bukan hanya mencelupkan kaki"
Apa arti kiasan "menyelam" vs "mencelupkan kaki" dalam konteks membaca berdasarkan teks dan hubungannya dengan karakter gen Z yang diharapkan?
"Mencelupkan kaki": Hanya mengonsumsi potongan informasi cepat di permukaan tanpa memahami latar belakangnya.
"Menyelam": Membaca secara tuntas dan mendalam untuk memahami konteks besar suatu gagasan.
Karakter/Nilai yang Ingin Dibangun: Karakter pembaca yang tekun, berpikiran kritis, dan berorientasi pada pemahaman yang mendalam
Berdasarkan kutipan teks Variola, bagaimana watak Dr. Jan Veldhart digambarkan oleh penulis?
Pemimpin yang mengutamakan kepraktisan/kegunaan dan mengutamakan efisiensi waktu dalam mengambil keputusan medis
Berdasarkan penelitian Dr. Gloria Mark dan pandangan Cania Cita/Abigail Limuria, apa akibat dari kebiasaan menerima informasi berdurasi singkat (15–30 detik) terhadap kemampuan seseorang dalam membaca buku?
Menyusutnya rentang perhatian (attention span): Seseorang menjadi mudah terdistraksi dan rentang perhatiannya menyusut hingga kurang dari satu menit saat berada di depan layar.
Pemahaman yang dangkal: Terbiasa menerima potongan informasi terfragmentasi membuat seseorang kesulitan memahami konteks besar, padahal membaca buku menuntut fokus, kesabaran, dan durasi.
Buatkan bagan yang tepat untuk menggambarkan bagian-bagian penting dalam teks tersebut adalah …
Gambar
Buatlah kerangka narasi (alur cerita) yang sistematis berdasarkan bagian-bagian penting dari cerpen "Variola" di atas!
Gambar
Dalam perbincangan antara tokoh "Aku" dan Dr. Jan Veldhart, terdapat dua opsi sumber anak yang akan dijadikan pembawa vaksin: anak-anak dari keluarga bumiputra baik-baik dan anak-anak gelandangan. Jelaskan kendala utama dari masing-masing opsi tersebut berdasarkan teks!
Kendala Opsi Anak Bumiputra Baik-baik (Sosial & Finansial): Sulit membujuk orang tua mereka untuk melepas anaknya pergi ke luar Jawa sendirian. Pemerintah wajib menanggung upah anak dan pendamping (masing-masing f50), ongkos kapal, serta biaya makan, yang mencapai total f1.000 hanya untuk 10 peserta.
Kendala Opsi Anak Gelandangan (Medis & Efisiensi Waktu): Kualitas darah mereka tidak terjamin bersih dari bibit penyakit lain. Walau bisa diperiksa satu per satu, proses penapisan medis tersebut membutuhkan waktu sangat lama, padahal mereka harus bergerak cepat karena jumlah kapal ke Bali terbatas.