Management
Indonesian
100

metode yang berupa aturan praktis (rules of thumb) yang digunakan untuk menyederhanakan pengambilan keputusan disebut...

A. Heuristic processing

B. Heuristics

C. Representative heuristic

D. Availability heuristic

E. Anchoring heuristic

B. Heuristics


100

Dalam kalimat "Saya membeli apel (buah) setelah melakukan apel (upacara) pagi", kata apel tergolong sebagai...   

A. Homonim

B. Homofon

C. Homograf

D. Sinonim

E. Polisemi

C. Homograf


200

singkatan CSR adalah...

A. Company Social Responsibility

B. Corporate Social Responsibility

C. Corporate Social Relations

D. Corporate Society Responsibility

E. Community Social Responsibility

B. Corporate Social Responsibility

200

Dalam kalimat "Saya membaca dua ratus halaman buku di halaman rumah", penggunaan pasangan kata halaman tergolong sebagai...

A. Homograf

B. Homofon

C. Homonim

D. Polisemi

E. Antonim

C. Homonim


300

Sikap ini terjadi saat seseorang mengevaluasi hasil keputusan, di mana pembuat keputusan dengan cepat mengambil kredit/pujian atas keberhasilan, namun menyalahkan faktor luar atau lingkungan atas kegagalan yang terjadi...

A. Self-enhancement bias

B. Self-serving bias

C. Self-justification bias

D. Fundamental attribution error

E. Confirmation bias

B. Self-Serving Bias

300

"Untuk mempersingkat waktu, acara selanjutnya akan segera kami mulai."

Mengapa kalimat di atas tergolong tidak efektif, dan bagaimana perbaikan yang paling tepat menurut syarat kalimat efektif?   

A. Kalimat tersebut tidak logis karena "waktu" tidak bisa dipersingkat (hanya bisa dihemat); perbaikannya adalah "Untuk menghemat waktu..."

B. Kalimat tersebut tidak hemat karena kata "segera" mubazir; perbaikannya adalah "Untuk mempersingkat waktu, acara akan dimulai."

C. Kalimat tersebut tidak sepadan/utuh karena tidak memiliki subjek; perbaikannya adalah "Kami mempersingkat waktu untuk memulai acara."

D. Kalimat tersebut tidak cermat karena menimbulkan makna ganda; perbaikannya adalah "Waktu yang singkat membuat acara dimulai."

A. Kalimat tersebut tidak logis karena "waktu" tidak bisa dipersingkat (hanya bisa dihemat); perbaikannya adalah "Untuk menghemat waktu..."

400

Metode pengambilan keputusan berdasarkan bukti/data yang tersedia dan dianalisis secara sistematis...

A. Data-Driven Decision Making (DDDM)

B. Evidence-Based Management (EBM)

C. Systematic Decision Analysis (SDA)

D. Rational Decision-Making Model

E. Business Intelligence Management (BIM)

B. EBM (Evidence-Based Management)

400


"Tahapan penelitian ini meliputi penentuan lokasi, mengumpulkan data, dan analisis data."

   


Kalimat di atas melanggar salah satu syarat kalimat efektif, yaitu kesejajaran (paralelisme). Perbaikan kalimat yang memiliki bentuk kata yang konsisten adalah...   

A. Tahapan penelitian ini meliputi penentuan lokasi, mengumpulkan data, dan menganalisis data.   

B. Tahapan penelitian ini meliputi menentukan lokasi, mengumpulkan data, dan analisis data.   

C. Tahapan penelitian ini meliputi ditentukan lokasi, dikumpulkan data, dan menganalisis data.   

D. Tahapan penelitian ini meliputi penentuan lokasi, pengumpulan data, dan penganalisisan data.

D. Tahapan penelitian ini meliputi penentuan lokasi, pengumpulan data, dan penganalisisan data.

500

Kecenderungan pembuat keputusan untuk secara salah memercayai bahwa mereka sebenarnya telah memprediksi hasil suatu peristiwa dengan akurat setelah hasil tersebut benar-benar diketahui disebut...

A. Confirmation bias

B. Overconfidence bias

C. Hindsight bias

D. Outcome bias

E. Proactive memory bias

C. Hindsight Bias

500

Perhatikan contoh dialog singkat berikut:


Mila: "Ada siapa di dalam?"

   

Maya: "Ibu."

   


Berdasarkan kelengkapan unsur kelengkapan struktur gramatikalnya (S-P-O-K), tuturan Maya ("Ibu") dalam materi jenis kalimat tergolong sebagai...   

A. Kalimat Inversi   

B. Kalimat Mayor   

C. Kalimat Tidak Lengkap  

D. Kalimat Tunggal 

C. Kalimat Tidak Lengkap  

M
e
n
u