Totipotensi dan Kultur Jaringan
Anatomi Monokotil dengan Dikotil
Organ Pada Tumbuhan
Jaringan Permanen
Jaringan Meristem
100

Kemampuan setiap sel tumbuhan untuk menjadi individu baru yang sempurna

Totipotensi 

100

Ciri Akar monokotil dan dikotil 

M: Memiliki parenkim sentral, tidak memiliki kambium, xilem primer, dan floem primer terletak berselang-seling (tipe radial) 

D: Tidak memiliki parenkim sentral, memiliki kambium diantara xilem dengan floem, xilem primer terletak di pusat akar, dan floem primer terletak di luar xilem primer. 

100

Salah satu bentuk modifikasi epidermis batang  

stomata, trikoma, sel silika, dan sel gabus.

100

3 Ciri jaringan permanen

Tidak melakukan aktivitas perbanyakan diri, Sel-sel berukuran relatif besar dibandingkan dengan sel-sel meristem, Sel memiliki vakuola yang besar, sehingga mengandung sedikit plasma sel, Sel telah mengalami penebalan pada dindingnya sesuai dengan fungsinya, Terkadang sel-selnya telah mati, Terdapat ruang antarsel.

100

Jaringan meristem pada tumbuhan dewasa yang sel-selnya masih aktif membelah

Meristem Primer 

200

3 Jenis Kultur Jaringan

Meristem culture, pollen atau anther culture, protoplast culture, chloroplast culture, somatic cross

200

Perbedaan batang monokotil dengan dikotil

M: Batas antara korteks dan stele kurang jelas. Antara xilem dan floem tidak ada kambium (tipe kolateral tertutup). 

D: Batas antara korteks dan stele jelas. Antara floem dan xilem terdapat kambium (tipe kolateral terbuka). 

200

Bagian dari akar 

tudung akar, epidermis, korteks, endodermis, dan stele.

200

Tonjolan pada permukaan organ yang terbentuk dari jaringan epidermis dan jaringan di bawah epidermis atau subepidermis contohnya pada batang mawar dan rambut-rambut pada buah rambutan. 

Emergensia 

200

Lapisan sel-sel yang aktif membelah di antara pembuluh angkut xilem dan floem.

Kambium

300

3 Teknik Kultur jaringan 

Sterilisasi, pembuatan media, inisiasi, multiplikasi, pengakaran, aklimatisasi 

300

Ciri daun dikotil dan monokotil 

M: Tidak memiliki jaringan parenkim palisade, tetapi tersusun dari sel-sel parenkim yang struktur dan ukurannya seragam. 

D: Memiliki jaringan parenkim palisade pada sisi atas dari bagian atas daun. 

300

Jaringan penguat pada daun 

Kolenkim dan sklerenkim

300

Berdasarkan bentuknya, jaringan parenkim dapat dibedakan menjadi empat macam.

Parenkim palisade, Parenkim bunga karang, parenkim bintang (artinenkim), Parenkim lipatan 

300

Jaringan yang terdapat di ujung batang (pucuk) utama, ujung batang (pucuk) lateral, dan ujung akar.

Meristem Apikal 

400

Kegiatan memperbanyak calon tanaman dengam menanam eksplan pada media 

Multiplikasi 

400

Bayam termasuk tanaman? 

Dikotil

400

Berdasarkan sifat daging buah, padi dan jagung termasuk kedalam?

buah kering tidak pecah 

400

Tipe berkas pengangkut 

Tipe kolateral tertutup dan terbuka, tipe konsentris amfikribal, amfivasal, tipe radial 

400

Jaringan yang terdapat di antara jaringan dewasa tau jaringan yang sudah berdiferensiasi

Meristem interkalar

500

4 keunggulan pembibitan dengan teknik kultur jaringan 

Dapat diperoleh bibit yang bersifat identik dengan induknya, tidak membuntuhkan tempat yang luas, kualitas dan kesehatan bibit lebih terjamin, bibit yang dihasilkan seragam, bibit akan lebih cepat bertumbuh, pengadaan bibit tidak bergantung pada musim, dengan waktu yang singkat dapat diperoleh bibit dalam jumlah yang banyak. 

500

Tipe berkas pengangkut pada batang monokotil 

Kolateral tertutup 

500

Diferensiasi dari putik 

bagian basal yang menggelembung (ovarium atau bakal buah), bagian yang memanjang (tangkai putik atau stilus), dan bagian jung putik (kepala putik atau stigma).

500

Pada jaringan sekretori sel yang berisi cairan lateks dan mengandung garam serta asam-asam organik 

Saluran getah

500

Jaringan sekunder merupakan hasil dari aktivitas?

Meristem lateral

M
e
n
u