Dinamakan Wali Songo karena.....
Jumlah walinya ada sembilan
Nama asli, tempat lahir, tanggal lahir
Maulana Malik Ibrahin, lahir di Samarkand, Asia Tengah pada awal abad ke-14 M
Nama asli dan tanggal lahir dan tanggal - tempat meninggal
Raden Rahmar, pada tahun 1401 M, meninggal pada tahun 1481 M di Demak
Nama asli, tahun lahir, putra dari?
Raden Maulana Makdum Ibrahim, lahir tahun 1456 dan merupakan putra dari Sunan Ampel
Nama asli, tahun lahir, putra dari, murid dari?
Raden Paku, lahir 1442, Putra dari pasangan Maulana Ishak dan Dewi Sekardadu, murid dari Sunan Ampel
Songo artinya
Sembilan
Tanggal wafat dan tempat dimakamkan
Tahun 1419, di Desa Gapura Wetan, Gresik
Murid Sunan Ampel
Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Drajat
Tahun wafat dan dimakamkan
1525M di daerah Tuban, Jawa Timur
Memulai dakwahnya di daerah? membangun apa?
Giri dengan membangun Pesantren
Tsana yang artinya mulia
Leran, Manyar, Gresik
Prinsip yang dikenalkan
Prinsip Moh Limo
Menguasai apa saja?
Ilmu fikih, ushuluddin, tasawuf, seni, sastra, arsitektur
Ahlal hali wa al aqd artinya?
lembaga atau dewan yang berwenang dalam memutuskan untuk mengangkat seorang pemimpin
Sebuah majelis dakwah yang pertama kali didirikan oleh.. pada tahun...
Sunan Gresik pada tahun 1404M
Leran, Gresik
Memulai dakwahnya dengan..
membangun pesantren Ampeldenta dan mengkader santrinya untuk menyebarkan Islam
Menyebarkan agama Islam dengan cara
lagu dan permainan yang menyenangkan, contohnya permainan Cublak Suweng
Wali songo dapat diartikan sebagai
Sembilan wali Allah Swt. yang menyebarkan agama Islam di Indonesia, khususnya pulau Jawa.
Melakukan dakwah ketika apa dan cara dakwahnya bagaimana?
Ketika berdagang di dekat pelabuhan dan menjadi tabib. Cara dakwahnya adalah dengan menjalin silaturahi dan bergaul dengan semua kalangan masyarakat
Metode dakwahnya
Dengan menjalin kekerabatan melalui pernikahan dengan penguasa Majapahit
Menciptakan apa saja?
Gending-gending bernilai keislaman, Pengguah Suluk Wiji dan Tombok Ati
Sangat berpengaruh dalam pemerintahan....
Kesultanan Bintoro-Demak sebagai ahli Tata Negara